Obat Kawasaki

Jual Propolis Obat Kawasaki
Mengatasi Penyakit Kawasaki Beserta Gejalanya Secara Alami

Jual Obat Kawasaki Produk Halal dan Aman Dikonsumsi, Tanpa Takut Overdosis Atau Salah Penggunaan Obat. Produk Resmi Terdaftar di BPOM dengan No. Register POM TI 054.616.861

Penjelasan Penyakit Kawasaki dan Cara Mengatasinya

Penyakit kawasaki adalah penyakit demam akut pada anak kecil yang menyebabkan vaskulitis sistemik luas. Penyakit ini dapat dikenali dari aktivasi sistem imun nyata yang menyebabkan cedera pembuluh darah kecil dan sedang. Penyakit ini dikenal juga sebagai sindrom limfonodus mukokutaneus.

Penyakit kawasaki menyerang banyak sistem tubuh dan dapat menimbulkan konsekuensi kardiovaskular yang mengancam hidup. Meskipun pada peneliti berspekulasi bahwa penyakit kawasaki disebabkan oleh virus atau bakteri, etiologi spesifiknya tidak diketahui. Biasanya, penyakit ini terjadi dalam tiga fase (demam akut, subakut, dan konvalesen) dan sembuh sendiri.

Penyakit kawasaki ini diperkirakan sekitar 80% di antaranya adalah anak berusia 4 tahun atau kurang dengan todler yang paling sering terkena. Penyakit kawasaki mulai berkembang cepat ketika di musim dingin dan musim semi. Penyakit kawasaki lebih sering melanda anak laki-laki dibanding anak perempuan. Beberapa pendapat mengatakan bahwa, penyakit kawasaki 20% di antaranya akan mengalami ketidaknormalan arteri koroner.

Perjalanan Penyakit kawasaki memiliki tiga fase, yakni :

1. Fase demam akut yang dapat berlangsung 7-14 hari
2. Fase subakut berlangsung 10-24 hari
3. Fase konvalesen berlangsung 6-8 minggu

Penyakit kawasaki ini dapat dikatakan penyakit langka dan kasusnya pun jarang terjadi. Namun penyakit jenis ini perlu diwaspadai ketika menyerang anak, karena dapat menyebabkan komplikasi seperti gagal jantung kongestif, aneruisma arteri koronaria, tromobosis koroner dan infrak miokardial.

Gejala penyakit kawasaki

Penyakit ini adalah salah satu vaskulitis yang tersebar luas yang mempengaruhi banyak organ tubuh, termasuk jantung, otak, sendi, hati dan mata. Penyakit ini dimulai secara akut dengan demam tinggi yang diikuti secara singkat dengan konjungitivitis bilateral yang signifikan karena tidak adanya rabas dan prosesnya yang lama. Ruam pembengkakan tangan dan kaki menyertai gejala awal ini.

Mengatasi Penyakit Kawasaki Dengan Cara Alami

Penyakit kawasaki jika sudah dikenali dan terdeteksi sejak dini dapat dilakukan suatu proses pencegahan dengan pemberian obat untuk mengurangi rasa sakit dan penyebab pembawa penyakit kawasaki itu sendiri, misalnya dengan pemberian vitamin untuk memperkuat sistem imun tubuh.

Salah satu obat alami untuk membantu mengatasi penyakit kawasaki ini adalah Propolis. Propolis merupakan lem lebah yang berasal dari lelehan air liur lebah yang menempel pada bagian pucuk-pucuk daun muda. Oleh karenanya, Propolis dapat digunakan sebagia obat unutk mengatasi penyakit kawasaki beserta gejalanya. Propolis pada dasarnya bersifat sebagai anti bakteri (disinfektan) alami yang ampuh dalam membunuh kuman dan bakteri.

Jual Obat Kawasaki Propolis merupakan salah satu suplemen makanan terbaik dan lengkap disertai oleh potensi tanpa batas. Propolis mengandung komponen alami yang memberinya manfaat yang cukup baik untuk mengobati berbagai jenis penyakit, diantaranya seperti :

– Bioflavonoid yang berfungsi untuk memulihkan sistem kapilari, membantu memperbaiki kerapuhan dan kebocoran saluran darah. (1 tetes Propolis = 500 buah jeruk)
– Mineral (14 macam terutama zat besi dan seng)
– Protein (16 jenis asam amino)
– Vitamin (A, B kompleks, C, D, dan E)
– Glukosa
– 10% minyak essensial
– 5% serbuk sari (pollen)
– Zat nutrisi penting lainnya

Jual Obat Kawasaki dengan Propolis yang berasal dari lem lebah alami dan asli yang dikemas dalam bentuk cair, aman dikonsumsi tanpa takut overdosis atau kadarluasa, berasal dari :

– 150 mg Propolis murni

Petunjuk pemakaian dan cara konsumsi obat kawasaki propolis :

- Untuk pengobatan dalam atau diminum : Teteskan propolis sebanyak 2-3 tetes kemudian campurkan dengan 1/4 cangkir air putih hangat kemudian goyang-goyangkan perlahan hingga propolis tercampur merata dengan air. Jangan diaduk dengan sendok logam.

– Propolis akan memberi reaksi dan lebih mudah diserap jika diminum SAAT PERUT KOSONG sekitar 15-30 menit sebelum makan.

– Untuk penggunaan pertama kali, Propolis dikonsumsi mulai dari dosis terkecil (2-3 tetes). Setelah itu dosis dapat dinaikkan secara bertahap (5-7 tetes) dan (10-30 tetes) tergantung dari berat ringannya penyakit.

– Mengenai penggunaan propolis bisa dikonsumsi 3 – 4 x bisa 2 – 4 jam sekali, bisa tiap 1 jam sekali atau tiap 30 menit sekali tergantung dari kebutuhan setiap penyakit yang diderita. Insya Alloh propolis tidak membawa efek “overdosis” dan kita tidak perlu khawatir dengan penggunaan salah obat. Propolis sudah sejak lama digunakan sebagai obat untuk mengatasi dan mengobati berbagai jenis penyakit.

Cara Pemesanan Obat Kawasaki Propolis
Mengatasi Penyakit Kawasaki Beserta Gejalanya Secara Alami

Harga Obat Kawasaki Propolis 1 botol Isi 6ml = Rp.100.000,-

Cara Pemesanan : SMS ke 0818-0635-7728, tuliskan : Pesan Obat Kawasaki Propolis, Jumlah Botol, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap

Contoh SMS :

Pesan Obat Kawasaki Propolis, 3 Botol, Erlyn Ambarwati, Jl. Karet Pasar Baru Barat II No. 15 Bendungan Hilir Jakarta Pusat 10220

Dan Kami akan membalas SMS Anda untuk Data transfer dan konfirmasi Pengiriman Paket Obat Kawasaki ke Anda.

Untuk waktu malam hari, Anda tetap bisa SMS order Anda dan pada pagi hari kami akan membalas SMS Anda.

Jual Obat Kawasaki

Posted in Obat Kawasaki | Tagged , , , , , , , , | Leave a comment

Penyakit Kawasaki Pada Anak Kecil

Penyakit Kawasaki Pada Anak Kecil – Pernah mendengar penyakit Kawasaki?  Kawasaki yang dimaksud disini adalah bukan tentang motor Kawasaki, namun tentang penyakit yang menyerang anak-anak. Penyakit Kawasaki ini bisa menyebabkan vaskuliitis yang terjadi secara meluas pada anak kecil. Biasanya penyakit ini dikenali dari aktifnya sistem imun yang secara nyata dan pada akhirnya akan menyebabkan masalah pembuluh darah kecil dan sedang yang mengalami cedeera. Biasanya penyakit ini juga dikenal dengan nama limfonodus mukokutaneus.

Penyakit Kawasaki Pada Anak Kecil

Penyakit Kawasaki Pada Anak Kecil

Penyakit Kawasaki

Penyakit Kawasaki pada anak kecil biasanya menyerang mereka yang masih berusia dibawah 5 tahun. Resiko terserangnya penyakit Kawasaki pada anak ini biasanya menyerang anak laki-laki ketimbang anak perempuan. Penyebab dari hal ini terjadi belum diketahui secara pasti dan masih belum jkeas.

Penyakit Kawasaki pada anak kecil dulunya banyak ditemukan di Jepang. Penyakit ini bukanlah penyakit yang jarang untuk ditemukan, namun penyakit ini biasanya memang menyerang keturunan Asia-Amerika. Penyebab penyakit Kawasaki pada anak kecil secara jelas belum diketahui secara pasti. Namun banyak peneliti yang menyatakan bahwa penyakit ini terjadi karena akibat dari bakteri atau virus. Duatu bentuk kecenderungan yang mengarah ke faktor herediter atauu faktor keturunanan yang memang lebih sering ditemukan pada mereka yang masih ada keturunan Jepang. Hingga saat ini tidak adanya suatu bukti yang menunjukkan bahwa terdapat resiko penularan dari penyakit ini.

Gejala penyakit Kawasaki pada anak kecil biasanya ditunjukkan  dengan anak menjadi rewel. Mereka akan mengalami demam yang terjadi dengan cepat naik dan turun serta sedang hingga tinggi. Kemudian pembengkakan yang terjadi secara mendadak pada kelenjar getah bening di salah satu sisi leher. Ruam dan juga bercak merah yang akan muncul pada tahap awal penyakit, dan beberapa anak mengalami ruam tersebut di selagkangan. Biasanya warna yang ditunjukkan adalah warna merah terang, batasnya tegas, dan juga bentuk ruamnya yang terjadi dengan beberapa ukuran dan bisa menyatu menjadi besar. Mata merah, telapak tangan dan kaki juga akan menjadi merah.

Diagnosis yang ditegakkan pada penyakit kawasaki setelah melakukan suatu pemeriksaan pada anak dengan lebih teliti, akan melihat adanya suatu gejala dan tanda yang muncul. Biasanya dokter juga akan menghilangkan beberapa kemungkinan dari adanya suatu penyakit lain yang bisa memberikan gejala serta tanda yang nyaris sama dengan penyakit kawasaki. Pemeriksaan yang dilakukan adalah pemeriksaan darah untuk melihat adanya suatu gejala penyakit anemia, peningkatan dari jumlah sel darah putih serta suatu peningkatan pada laju endap darah yang menandakan adanya suatu peradangan pada pembuluh darah. Selain itu, pemeriksaan lain yang dilakukan adalah peningkatan trombosit, suatu unsur yang sangat penting untuk proses pembekuan darah yang saat ini banyak dijumpai. Pemeriksaan dari urin yang akan menunjukkan adanya aktivitas sel darah putih. Pemeriksaan EKG atau elektrokardiogram yang akan ditemukan detak dari irama jantung secara tidak beraturan, serta tanda-tanda yang lain yang menunjukkan adanya suatu keterlibatan dari penyakit jantung. EKG atau elektrokardiografi atau USG jantung harus dilakukan untuk membantu melihat adanya suatu kelainan pada jantung yang terjadi dan suatu pembuluh darah pada jantung atau arteri koroner.

Pengobatan Kawasaki

Pengobatan penyakit kawasaki yang dilakukan secara terpilih adalah dengan pemberian obat kawasaki jenis gamaglobulin atau fraksi protein darah pada manusia dengan pemberian obat kawasaki dosis tinggi yang diberikan lewat intravena atau suntikan. Obat kawasaki ini merupakan salah satu jenis obat kawasaki yang efektif untuk membantu mengurangi peradangan yang terjadi dan juga untuk membantu mencegah terjadinya suatu kerusakan pada arteri koroner yang juga diberikan selama paling tidak 10 hari waktu pertama sakit. Kemudian selain itu juga akan diberikan obat aspirin dengan dosis yang tinggi misalnya pada awal fase akut sampai meredanya gejala demam.

Komplikasi yang muncul dari pemberian obat kawasaki biasanya jarang terjadi. Virus jenis HIV atau virus penyakit AIDS yang tidak bisa ditularkan lewat infus gamaglibulin. Virus dari penyakit hepatitis C yang pernah juga ditularkan lewat infus gamablobulin tetapi untuk jenis produk ini sudah ditarik dari pasaran luas. Dan terkadang selama pemberian dari infus ini maka bisa terjadi paling tidak efeknya demam dan menggigil. Dosis obat aspirin yang diberikan dengan kadar tinggi bisa menimbulkan sakit perut, pendarahan yang terjadi pada saluran pencernaan dan juga sakit telinga berdengung. Jika muncul gejala seperti ini maka pemberian obat aspirin harus dihentian. Sindrome reye adalah suatu bentuk komplikasi yang jarang terjadi dan jika pasien sedang mendapatkan obat aspirin dengan dosis tinggi yang mengalami serangan penyakit cacar air atau juga penyakit flu. Dosis rendah pada pemberian obat aspirin ini tidak berkiaitan dengan sindrom Reye.

Jika pada suatu pemeriksaan yang dilakukan ditemukan adanya pelebaran pada segmen arteri koroner atau aneurisme atau juga terjadinya suatu kelainan jantung atau jenis pembuluh darah yang lain, maka pengobatan baik yang dilakukan secara medis atau juga suatu tindakan pembedahan kemungkinan juga dibutuhkan. Dokter Anda kungkin saja akan meminta seorang ahli jantung untuk melakukan monitoring selama beberapa tahun setelah penyakit kawasaki berhasil disembuhkan.

Itulah informasi mengenai penyakit kawasaki pada anak kecil dan obat kawasaki. Semoga informasi ini bermanfaat untuk Anda semua.

Penyakit Kawasaki Pada Anak Kecil

Cara Pemesanan Obat Kawasaki Propolis
Mengatasi Penyakit Kawasaki Beserta Gejalanya Secara Alami

Harga Obat Kawasaki Propolis 1 botol Isi 6ml = Rp.100.000,-

Cara Pemesanan : SMS ke 0818-0635-7728, tuliskan : Pesan Obat Kawasaki Propolis, Jumlah Botol, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap

Posted in Obat Kawasaki | Tagged , , , , , , , , , | Leave a comment

Penyakit Kawasaki Syndrome

Penyakit Kawasaki syndrome adalah penyakit yang akut pada bayi dan anak-anak, pasien mengalami sejumlah gangguan imunoregulasi, meliputi aktivitas sel T, autoantibody terhadap sel endotel, dan adanya kompleks imun dalam darah, pathogenesis terjadinya tidak diketahui. Penyakit Kawasaki bersifay endemic di Jepang, tetapi tidak begitu sering dijumpai di Amerika Serikat.  Penyakit kawasaki ini ditandai dengan demam, limfadenopati, ruam kulit, eritema oral atau konjungtivam dan (pada 20% kasus) arteritis koroner yang kerap kali menimbulkan pembentukan aneurisma dengan diikuti thrombosis atau rupture yang menyebabkan infark miokardium. Pemberian aspirin dan gama globulin intravena mengurangi sekuele jangka-panjang.

Penyakit Kawasaki Syndrome

Penyakit Kawasaki Syndrome

Penyakit Kawasaki Syndrome

Penyakit Kawasaki syndrome dapat dibedakan dengan PAN karena mengenai pembuluh darah yang lebih kecil (arteriol, kapiler, dan venuela) dengan lesi yang secara khas semuanya berada pada stadium histology  yang sama. Sinkronikasi ini menunjukkan agen pemicu akut (misalnya obat-obatan, mikroorganisme, protein heterolog) yang membentuk kompleks imun pada herpes yang sebelumnya sudah mengalami sensitisasi. Secara umum, poliangitis mikroskopik mereda ketika agen penyebabnya dihilangkan. Lesi dapat terbatas pada kulit (vaskulitis kutaneus) atau dapat mengenai tempat lain, meliputi paru-paru, otak, jantung serta ginjal. Nekrosis fibrinoid acap kali terjadi kendati pembuluh darah yang terkena mungkin hanya memperlihatkan nucleus neutrofiliki yang mengalami fragmentasi di dalam dan disekitar dinding pembuluh darah(angiitis leukositoklastik).

Gambaran klinis dari penyakit Kawasaki syndrome adalah sebuah variannya adalah angiitis dan granulomatosis alergika (sindrom Churg-Strasuss) yang ditandai oleh eosinofilia dan asma bronchial dengan kelainan pada pembuluh darah pulmoner serta lien dan granuloma intra-serta ekstravaskuler. Sindrom spesifik yang ditandai dengan angiitis hipersensitivitas sistemik meliputi purpura Henoch-Schonleon, essential mixed eryglobulinemia, dan vaskulitis  pada keganasan biasanya, berupa kelainan limfoproliferatif). Ada korelasi yang erat antara aktivitas penyakit dan ANCA khususnya P-ANCA.

Pengobatan Penyakit Kawasaki

Pengobatan terpilih adalah pemberian gamaglobulin (fraksi protein darah manusia) dosis tinggi yang diberikan secara intravena. Obat ini paling efektif dalam mengurangi peradangan dan mencegah kerusakan arteri koroner jika diberikan dalam 10 hari pertama sakit. Juga diberikan aspirin dosis tinggi pada awal fase akut sampai demam reda.

Komplikasi Penyakit Kawasaki Syndrome akibat pengobatan jarang terjadi. Virus seperti HIV (virus AIDS) tidak dapat ditularkan melalui infus gamaglobulin. Virus hepatitis C pernah ditularkan melalui infus gamaglobulin namun produk ini sudah ditarik dari pasaran. Kadang selama pemberian infus ini dapat terjadi sedikit demam dan menggigil. Namun hal ini dapat diatasi dengan menghentikan sementara dan pemberian antihistamin. Dosis tinggi aspirin kadang dapat mengakibatkan nyeri perut, perdarahan saluran cerna dan telinga berdengung. Jika timbul gejala ini maka aspirin perlu dihentikan. Sindrom Reye merupakan komplikasi yang jarang dan terjadi jika pasien yang sedang mendapat aspirin dosis tinggi terserang virus cacar air atau influenza. Dosis rendah aspirin tidak berhubungan dengan sindrom Reye.

Penyebab Kawasaki

Penyebab dari penyakit kawasaki sindorme sampai sekarang masih belum jelas diketahui walaupun suatu hipotesa diduga kuat akibat suatu infeksi yang terjadi. Namun masih belum ada bukti yang bisa meyakinkannya. Oleh sebab itulah, cara pencegahan dari penyakit kawasakit ini masih belum diketahui. Selain itu, penyakit kawasaki juga tidak terbukti menular. Namun walaupuns epeirti itu, penyakit kawasaki tetap membutuhkan suatu pengoabatan, karena jika tidak diobati akan menyebabkan terjadinya suatu komplikasi pada jantung yang bisa menyebabkan terjadinya penyakit jantung seperti pembengkakan pada pembuluh darah jantung dan terjadinya kerusakan pada jantung. Bahkan juga bisa mengakibatkan terjadinya serangan pada jantung usia anak-anak. Komplikasi yang terjadi ke jantung bisa dicegah jika Anda melakukan pengobatan yang dilakukan paling tidak lebih dari 1 minggu setelah anakk mengalami serangan demam.

Penyakit kawasaki ini bisa diidentifikasikan dari gejala yang mengikuti terjadinya hal ini, namun tidak ada suatu pemeriksaan khusus yang bisa menentukan apakah seorang anak mengalami penyakit ini atau juga tidak, sedangkan penyakit kawasaki sindrome ini membutuhkan penanganan lebih lanjut secepatnya untuk mencegah terjadinya suatu komplikasi. Jadi hal yang harus diperhatikan adalah gejala penyakit kawasaki sindrome saja, jika terjadi  masalah demam tinggi yang terjadi pada anak sampai mencapai paling tidak 39 derajat celcius dan juga tidak turun selama 5 hari dengan disertai 4-5 gejala diatas, maka bisa dipastikan bahwa anak Anda menderita penyakit kawasaki sindrom.

Pemeriksaan Penyakit Kawasaki

Pemeriksaan yang dilakukan pada penyakit kawasaki sindrome adalah dengan melakukan :

  1. Pemeriksaan EKG dan ekokardiografi yang bisa menunjukkan dari adanya suatu tanda-tanda dari miorkarditis, perikarditis, artritis, menihgitis septik atau juga vaskulitis koroner.
  2. Selain itu, mengitung darah lengkap yang menunjukkan adanya suatu peningkatan pada jumlah sel darah putih dan juga penyakit anemia atau penurunan pada sel darah merah, pemeriksaan darah beriutnya yang menunjukkan dari suatu peningkatan pada jumlah trombosit.
  3. Rontgent dada
  4. Analisa pada air kemih atau urin yang bisa menunjukkan adanya suatu nanah dan kandungan protein di dalam air kemih.

Obat Kawasaki

Obat kawasaki adalah :

  1. Pemberian immunoglobulin
    Obat kawasaki ini merupakan pengobatan standar yang harus diberikan untuk mencegah terjadinya komplikasi ke jantung.
  2. Pemberian obat kawasaki aspirin
    Jenis obat kawasaki aspirin ini juga memegang peran penting untuk menurunkan demam.
  3. Pemeriksaan EKG yang dilakukan beberapa minggu sekali untuk memantay kondisi jantung.

Penyakit Kawasaki Syndrome

Cara Pemesanan Obat Kawasaki Propolis
Mengatasi Penyakit Kawasaki Beserta Gejalanya Secara Alami

Harga Obat Kawasaki Propolis 1 botol Isi 6ml = Rp.100.000,-

Cara Pemesanan : SMS ke 0818-0635-7728, tuliskan : Pesan Obat Kawasaki Propolis, Jumlah Botol, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap

Posted in Obat Kawasaki | Tagged , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Penyakit Kawasaki

Penyakit kawasaki (Sindrom Limfonodi Mukokutaneus) sebagai penyakit yang akut pada bayi dan anak-anak, pasien mengalami sejumlah gangguan imunoregulasi, meliputi aktivitas sel T, autoantibodi terhadap sel endotel, dan adanya kompleks imun dalam darah patogenesis terjadinya tidak diketahui.

Penyakit Kawasaki

Penyakit Kawasaki

Penyakit Kawasaki

Penyakit kawasaki bersifat endemik di Jepang, tetapi tidak begitu sering dijumpai di Amerika Serikat. Penyakit ini ditandai oleh demam, limfadenopati, ruam kulit, eritema oral atau konjungtiva dan pada 20% kasus arteritis koroner yang kerap kali menimbulkan pembentukan aneurisma. Penyakit tersebut biasanya sembuh sendiri, tetapi dapat, meskipun jarang menimbulkan kematian karena arteritis koroner dan pembentukan aneurisma dengan diikuti trombosis atau ruptur yang menyebabkan infrak miokardium. Pemberian aspirin dan gama globulin intravena mengurangi sekuele jangka panjang.

Pengertian lainnya dari penyakit kawasaki

Penyakit kawasaki adalah salah satu vaskulitis yang tersebar luas yang mempengaruhi banyak organ tubuh termasuk jantung, otak, sendi, hati dan mata. Penyakit ini dimulai secara akut dengan demam tinggi yang diikuti secara singkat dengan konjungtivitis bilateral yang signifikan karena tidak adanya rabas dan prosesnya yang lama.

Ruam dan pembengkakan tangan dan kaki menyertai gejala awal ini. Diagnosis dini penting untuk mencegah kerusakan pada arteri koroner. Terapi untuk penyakit kawasaki mencakup penggunaan aspirin dan globulin gama.

Gejala Penyakit Kawasaki

Gejala dari penyakit kawasaki yang umumnya hanya menyerang anak-anak dapat dipelajari dari tanda dan gejala berikut ini :

  1. Demam yang bermutu tinggi (lebih dari 39 ° C atau 102 ° F; sering setinggi 40 ° C atau 104 ° F) yang biasanya berlangsung selama lebih dari 5 hari jika dibiarkan tidak diobati.
  2. Mata merah (konjungtivitis) tanpa nanah atau drainase, juga dikenal sebagai “injeksi konjungtif”
  3. Merah terang, pecah-pecah, atau retak bibir
  4. Merah selaput lendir di mulut
  5. Strawberry lidah, coating putih pada lidah atau merah terkemuka benjolan (papillae) di bagian belakang lidah
  6. Merah telapak tangan dan telapak kaki
  7. Ruam yang dapat mengambil banyak bentuk, tapi tidak vesikular (seperti blister), pada batang
  8. Bengkak kelenjar getah bening (sering hanya satu nodus limfa bengkak), terutama di daerah leher
  9. Nyeri sendi (arthralgia) dan pembengkakan, sering simetris
  10. Mudah marah dan tersinggung
  11. Tachycardia (cepat jantung berdetak)
  12. Mengupas (desquamation) telapak tangan dan telapak kaki (kemudian dalam penyakit); mengupas mungkin mulai di sekitar kuku
  13. Beau’s baris (melintang alur paku)
  14. Peningkatan mengupas pada telapak tangan
  15. Kemungkinan mengalami sulit bernapas

Penyebab Kawasaki

Penyebab pasti dari penyakit kawasaki hingga saat ini masih belum diketahui, namun beberapa penilitian menduga bahwa penyebabnya adalah karena suatu penyakit infeksi. Penyakit ini biasanya dipicu dari adanya gangguan sistem imun yang diawali dengan proses terjadinya infeksi. Walaupun Rickettsia-like bodies sudah ditemukan di dalam jaringan si penderita, namun uji serologik yang umumnya bersifat negatif, dan demiian juga suatu perkembangbiakan yang negatif. Penyebab lainnya yang diduga menjadi penyebab dari penyakit kawasaki adalah Strain Pro pionibacterium acnes yang dipindahkan dari tungau ke manusia, dan suatu reaksi dari imun yang tidak normal pada terjadinya virus Epstein-Barr, Tubeola, hepatitis, parainfluenza, racun atau toksin yang dihasilkan oleh atau juga suatu reaksi sistem imunologi pada virus streptokokus sanguis, trepnoma pallidum, leptrospira, brucella, atau jga mycoplasma.

Gejala yang muncul dari penyakit kawasaki adalah akibat dari peradangan yang terjadi secara sistemi. Merupakan salah satu hal yang penting untuk bisa menyadari bahwa tidak semua gejala atau tanda yang biasanya sering muncul pada saat atau waktu yang sama sehingga pemeriksa secara ulang kemungkinan juga perlu dilakukan sebelum proses diagnosis bisa dibuat atau ditegakkan. Diagnosis yang juga membutuhkan dengan secara terus menerus, demam yang muncul tidak jelas untuk setidaknya terjadi selama 5 hari. Empat atau bahkan juga lebih dari gejala yang muncul.

Pada penderita penyakit kawasaki sinddrome, maka mereka membutuhkan pengobatan dengan obat kawasaki jenis imunoglobulin intravena atau IVIG dan juga pemberian obat kawasaki  jenis aspirin dosis tinggi yang harus diberikan setelah diagnosis ditegakkan. Selain itu, mekanisme dari pemberian obat kawasaki jenis IVIG ini juga tidak diketahui, namun pengobatan yang cepat biasanya akan menghasilkan suatu bentuk penurunan pada suhu badan sampai menuju ke tahap normal dan juga suatu resolusi dari tanda-tanda klinis penyakit kawasaki sindrome pada kebanyakan pasien. IVIG atau obat kawasaki jenis ini bisa membantu mengurangi pravalensi dari penyakit jantung koroner dari 20-25% anak yang diobati dengan menggunakan obat aspirin saja untuk sekitar 2-4% pada mereka yang juga dirawat dengan obat kasawaki IVIG dan aspirin dalam hari-hari pertama mengalami sakit.

Obat Kawasaki

Pemberian obat kawasaki :

  1. Stadium akut : imunoglobulin intravena 2 g/kg untuk sekitar 10-12 jam dengan obat aspirin paling tidak 80-100 mg/kg/24 jam dan dibagi setiap 6 jam secara oral sampai hari ke 14 penyakit.
  2. Tahap sembuh : pemberian obat aspirin 3-5 mg/kg oral dalam sekali sehari sampai 6-8 minggu setelah onset penyakit kawasaki terjadi. ‘
  3. Terapi jangka panjang untuk mereka yang mengalami kelainan koroner : pemberian obat kawasaki jenis apirin diprydamole 3-5 mg/kg oral dalam sekali sehari paling tidak kurang lebih 4-6 jam mg/kg/24 yang dibagi ke dalam dua atau bahkan tiga dosis oral.

Penyakit Kawasaki

Cara Pemesanan Obat Kawasaki Propolis
Mengatasi Penyakit Kawasaki Beserta Gejalanya Secara Alami

Harga Obat Kawasaki Propolis 1 botol Isi 6ml = Rp.100.000,-

Cara Pemesanan : SMS ke 0818-0635-7728, tuliskan : Pesan Obat Kawasaki Propolis, Jumlah Botol, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap

Posted in Obat Kawasaki | Tagged , , , , , , , | Leave a comment

Pengobatan Penyakit Kawasaki

Pengobatan Penyakit KawasakiPenyakit Kawasaki dikenal juga sebagai mucocutaneous lymph node syndrome, karena penyakit ini menyerang membran mukosa (dinding mulut dan saluran nafas), kulit, dan kelenjar limfa.

Penyakit Kawasaki

Pada fase awal penyakit, gejala umum penyakit Kawasaki ini tidak jauh berbeda dengan penyakit campak. Misalnya demam selama 5 hari dengan suhu badan bisa mencapai 40 derajat Celcius. Lalu timbulnya bintik-bintik merah di daerah pantat dan kelamin, tapi tidak disertai gatal-gatal dan lepuhan. Ukuran bintik-bintik merah ini bervariasi, ada yang besar dan kecil. Gejala batuk pilek yang kuat seperti dalam penyakit campak, tidak ditemui pada penyakit Kawasaki.

Pengobatan Penyakit Kawasaki

Pengobatan Penyakit Kawasaki

Gejala lain yang khas yaitu memerahnya mata, bibir, dan lidah, serta rongga mulut. Pada lidah timbul benjolan-benjolan kecil merah seperti stroberi, yang diselimuti lapisan putih. “Mata merah pada penyakit Kawasaki tidak disertai keluarnya belek. Ini beda dengan campak, dimana mata merah selalu diikuti keluarnya belek.” Warna merah pada rongga mulut pun tidak menimbulkan rasa sakit saat makan. Warna merah juga terjadi pada punggung tangan dan kaki, disertai pembengkakan dan pengelupasan kulit, dimulai dari daerah kuku. Selanjutnya, terjadi pembengkakan kelenjar getah bening pada leher kiri atau kanan.

Diagnosis Penyakit Kawasaki

Dokter mendiagnosis Penyakit Kawasaki setelah memeriksa anak dengan teliti, melihat tanda dan gejala yang timbul. Dokter juga akan menyingkirkan kemungkinan penyakit lain yang memberi gejala dan tanda yang mirip penyakit Kawasaki. Pemeriksaan darah untuk melihat adanya penyakit anemia, peningkatan jumlah sel darah putih serta peningkatan laju endap darah yang menandakan adanya peradangan pembuluh darah. Peningkatan trombosit, suatu unsur yang penting bagi pembekuan darah juga dapat dijumpai. Pemeriksaan urin bisa menunjukkan adanya sel darah putih. Pada pemeriksaan EKG (elektrokardiogram) dapat ditemukan irama jantung yang tidak teratur, serta tanda lain yang menunjukkan keterlibatan jantung. Ekokardiografi (USG jantung) perlu dilakukan untuk melihat kelainan jantung dan pembuluh darah jantung (arteri koroner)

Pengobatan Penyakit Kawasaki

Pengobatan terpilih adalah pemberian gamaglobulin (fraksi protein darah manusia) dosis tinggi yang diberikan secara intravena. Obat ini paling efektif dalam mengurangi peradangan dan mencegah kerusakan arteri koroner jika diberikan dalam 10 hari pertama sakit. Juga diberikan aspirin dosis tinggi pada awal fase akut sampai demam reda.

Komplikasi akibat pengobatan jarang terjadi. Virus seperti HIV (virus AIDS) tidak dapat ditularkan melalui infus gamaglobulin. Virus hepatitis C pernah ditularkan melalui infus gamaglobulin namun produk ini sudah ditarik dari pasaran. Kadang selama pemberian infus ini dapat terjadi sedikit demam dan menggigil. Namun hal ini dapat diatasi dengan menghentikan sementara dan pemberian antihistamin. Dosis tinggi aspirin kadang dapat mengakibatkan nyeri perut, perdarahan saluran cerna dan telinga berdengung. Jika timbul gejala ini maka aspirin perlu dihentikan. Sindrom Reye merupakan komplikasi yang jarang dan terjadi jika pasien yang sedang mendapat aspirin dosis tinggi terserang virus cacar air atau influenza. Dosis rendah aspirin tidak berhubungan dengan sindrom Reye.

Jika pada pemeriksaan ditemukan adanya aneurisma (pelebaran segmen arteri koroner) atau kelainan jantung atau pembuluh darah yang lain, pengobatan baik secara medis maupun tindakan bedah mungkin diperlukan. Dokter mungkin akan meminta ahli jantung untuk memantau selama beberapa tahun setelah penyembuhan Penyakit Kawasaki

Komplikasi Kawasaki

Segera obati penyakit Kawasaki dalam waktu 10 hari dapat mengurangi kemungkinan kerusakan permanen, seperti misalnya komplikasi jantung. Komplikasi jantung ini meliputi :

  • Peradangan pada otot jantung (miokarditis)
  • Masalah katup jantung (mitral regurgitasi)
  • Irama jantung abnormal (aritmia)
  • Peradangan pembuluh darah (vaskulitis), biasanya arteri koroner, yang memasok darah ke jantung.

Setiap komplikasi ini dapat menyebabkan jantung anak tidak berfungsi. Pada pengobatan penyakit kawasaki yang terjadi pada anak, untuk fase akut maka mereka harus menjalani rawat inap dengan tirah baring. Tidak ada suatu terapi pengobatan penyakit kawasaki yang lebih spesifik yang bisa dilakukan. Tujuan dari pengobatan dilakukan adalah untuk membantu mengurangi terjadinya peradangan yang muncul di arteri koroner dan juga pada miokardium serta bisa mencegah trombosis.

Obat Kawasaki

Obat kawasaki yang diberikan jenis aspirin sudah digunakan dalam pengobatan penyakit kawasaki yang dilakukan selama bertahun-tahun. Walaupun obat kawasaki aspirin mempunyai anti inflamasi untuk dosis tinggi dan juga anti platelet pada dosis yang rendah. Pemakaian obat kawasaki selama fase akut penyakit, jenis obat aspirin diberikan paling tidak 80-100 mg/kgBB dalam sehari dengan pemberian 4 dosis sampai hari ke 14 awitan paling tidak 2-3 hari setelah demam mereda. Dalam bentuk sediaan tablet yang diberian 500 mg.

Obat kawasaki selanjutnya yang diberikan adalah Intravenous Immunoglobulin (IVIG) yang pertama kali diberikan pada tahun 1984 dengan manfaat membantu mengurangi terjadinya frekuensi aneurisma koroner serta respon yang terjadi pada peradangan dalam fase akut. Intravenous Imunoglobulin yang harus diberikan dengan cepat setelah proses diagnosis sudah ditegakkan. Dosis pemberian obat kawasaki yang dianjurkan adalah sekitar 2 g/kgBB dengan dosis tunggal yang diberikan lewat inravena paling tidak selama 10-12 jam. Pemberian dari obat kawasaki IVIG ini merupakan salah satu hal yang relatif aman.

Pada bayi yang menderita penyakit kawasaki yang juga mengalami suatu gangguan dari fungsi jantung kmungkinan tidak bisa mentolerir dosis tuuggal dari IVIG dengan mengingat suatu jumlah cairan yang masuk dan juga dengan relatif yang besar. Untuk kelompok ini kemungkinan dosi s dari IVIG 400 mg/kg BB selama kurang lebih 4 hari bisa menjadi salah satu alternatifnya.

Pengobatan Penyakit Kawasaki

Cara Pemesanan Obat Kawasaki Propolis
Mengatasi Penyakit Kawasaki Beserta Gejalanya Secara Alami

Harga Obat Kawasaki Propolis 1 botol Isi 6ml = Rp.100.000,-

Cara Pemesanan : SMS ke 0818-0635-7728, tuliskan : Pesan Obat Kawasaki Propolis, Jumlah Botol, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap

Posted in Obat Kawasaki | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Terapi Penyakit Kawasaki

Terapi Penyakit KawasakiPenyakit Kawasaki adalah penyakit yang menyerang anak-anak dibawah usia 5 tahun. Penyakit Kawasaki ini menyerang sistem imun tubuh dan jika tidak ditangani dengan segera, bisa menyebabkan komplikasi ke Jantung yang bisa menyebabkan pembengkakan pembuluh darah jantung dan kerusakan jantung.

Terapi Penyakit Kawasaki

Terapi Penyakit Kawasaki

Gejala dan Tanda-Tanda Penyakit Kawasaki

Gejala yang mungkin akan timbul pada penyakit ini antara lain :

  • Air seni yang mengandung nanah
  • Bibir merah, kering, pecah-pecah
  • Demam tinggi di atas 38°C
  • Kelelahan
  • Kelenjar getah bening bengkak
  • Kulit yang bengkak dan berwarna merah pada telapak tangan
  • Lidah bengkak
  • Menderita penyakit Diare
  • Menderita Konjungtivitis
  • Menunjukkan gejala-gejala Ikterus
  • Muntah-muntah
  • Pengelupasan kulit tangan dan kaki, khususnya ujung jari dan jari kaki
  • Rasa sakit pada persendian
  • Ruam berwarna merah
  • Sakit perut
  • Sifat lekas marah

Terapi Penyakit Kawasaki

Diagnosis dan Terapi Penyakit Kawasaki secara dini  memegang peranan yang sangat penting sehingga pengobatan dapat dilakukan secepatnya. Kecepatan bertindak itu juga penting guna mencegah terjadinya komplikasi.

Komplikasi yang ditakutkan adalah kelainan jantung, antara lain bisa lewat peradangan pembuluh darah yang akhirnya menyebabkan kelainan pada arteri koroner, yaitu pembuluh darah besar yang sangat penting untuk memasok darah dari jantung ke seluruh tubuh

Pengobatan Penyakit Kawasaki

Penanganan dan pengobatan Penyakit Kawasaki tergantung pada kondisi penderita dan penyakit yang dideritanya. Pilihan pengobatan adalah:

1. Aspirin
2. Terapi Imunoglobulin

Untuk penderita penyakit kawasaki, maka mereka harus dirawat dirumah sakit dan mendapatkan pengawasan serta penanganan dari dokter ahli jantung. Komplikasi yang kemungkinan terjadi dan paling ditakutkan adalah pada penyakit jantung terjadi paling tidak sekitar 20-40 persen penderita karena akan membuat pembuluh nadi koroner mengalami kerusakan. Biasnaya komplikasi pada jantung yang baisanya muai terjadi paling tidak sehari setelah ke 7-8 sejak awal munculnya demam.

Pada awalnya, akan terjadi suatu pelebaran pada pembuluh darah dan kemudian akan terjadi suatu penyempitan dibagian dalam atau juga sumbatan. Akibatnya adalah aliran darah menuju ke otot jantung dan mengalami suatu gangguan sehingga bisa menimbulkan terjadi suatu kerusakan pada otot jajntung yang lebih dikenal dengan istilah Infark miokard atau serangan jantung. Pemeriksaan jantung akan menjadi salah satu hal yang sangat penting yang dilakukan adalah EKG serta ekokardiografi atau USG jantung. Dan terkadang juga dilakukan suatu pemeriksaan seperti iltrrafast CT scan, MRA atau Magnetic Reonance Angiography atau juga kateterisasi jantung yang dibutuhkan untuk kasus yang lebih berat lagi. Selain itu, pemeriksaan laboratorium yang dilakukan untuk penyakit ini juga tidak ada yang khas.

Dan biasanya jumlah dari sel darah putih, laju endap darah serta C reactive protein yang mengalami peningkatan untuk fase akut. Jadi diagnosis yang ditegakkan berdasarkan pada gejala dan juga suatu tanda klinis semata sehingga pengalaman dokter yang ahli juga sangat dibutuhkan. Untuk proses penyembuhan,  maka trombosit darah yang mengalami peningkatan dan ini akan memudahkan terjadinya trombus atau juga proses pembekuan darah yang akan mengalami sumbatan pada pembuluh koroner jantung.

Pengobatan Kawasaki

Pengobatan yang dilakukan atau terapi penyakit kawasaki adalah pemberian imunoglobulin paling tidak selama 10-12 jam dan hal ini merupakan obat kawasaki yang mutlak. Obat kawasaki yang bisa didapat dari plasma donor darah ini sangat ampuh untuk membantu meredakan terjadinya gejala penyakit kawasaki sindrome atau juga untuk menekan terjadinya suatu kerusakan pada jajntung. Namun harga yang sangtat mahal menjadi salah satu kendala dalam terapi penyakit kawasaki. 1 gram bisa mencapai 1 juta rupiah. Penderita penyakit kawasaki biasanya membutuhkan paling tidak immunoglobulin 2 gram per kg berat badannya. Sebagai salah satu contoh, anak dengan berat badan 15 kg misalnya membutuhkan paling tidak 30 gram aau sehargan 30 juta. Dan biasanya penderita juga diberikan obat asam salisilat untuk membantu mencegah terjadinya kerusakan jantung serta sumbatan yang muncul pada sumbatan yang terjadi di pembuluh koroner. Jika tidak muncul suatu komplikasi pada anak, maka anakk bisa dipulangkan dalam waktu beberapa hari. Untuk kasus yang lambat dan tidak terdeteksi secara dini dan sudah mengalami suatu kerusakan pada pembuluh koroner maka membutuhkan rawat inap yang lebih lama lagi dan pengobatan yang intensif guna dalam mencegah terjadinya kerusakan pada jantung dengan lebih lanjut.

Jika dengan menggunakan obat kawasaki masih tidak berhasil, maka diperlukan suatu operasi pintas koroner atau coronary bypass. Dan walaupun agak jarang, transplantasi jantung, kematian yang terjadi paling tidak 1-5 [ersen pada penderita umumnya menjadi terlambat untuk ditangani dan puncaknya yang terjadi adalah sekitar 15-45 hari setelah awal munculnya demam. Namun walaupun seperti itu, kematian yang terjadi secara mendadak bisa terjadi selama bertahun-tahun dan merusak katup jantung yang akan menimbulkan kematian secara mendadak beberapa tahun kemudian. Kambuhnya penyakit kawasaki ini berkisar 3 persen.

Obat kawasaki yang bisa diberikan selain aspirin dan immunoglobulin adalah  :

  1. Steroids
  2. Pentoxifylline
  3. Pembedahan
  4. Terapi lain
  5. Ulinastatin
  6. Abciximab
  7. Infliximab

Dengan melakukan pengobatan yang tepat dan prognosisnya baik. Maka berdasarkan dari data di Amerika serikat, angka kematian yang terjadi pada anak-anak sekitar 1%. Pada anak-anak yang berusa kurang dari 1 tahun, angka kematian bisa menjadi semakin tinggi melebihi 4%.

Terapi Penyakit Kawasaki

Cara Pemesanan Obat Kawasaki Propolis
Mengatasi Penyakit Kawasaki Beserta Gejalanya Secara Alami

Harga Obat Kawasaki Propolis 1 botol Isi 6ml = Rp.100.000,-

Cara Pemesanan : SMS ke 0818-0635-7728, tuliskan : Pesan Obat Kawasaki Propolis, Jumlah Botol, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap

Posted in Obat Kawasaki | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Cara Mengobati Penyakit Kawasaki

Cara Mengobati Penyakit KawasakiPenyakit Kawasaki adalah kondisi medis yang ditandai dengan peradangan pada dinding arteri kecil sampai sedang di seluruh tubuh, termasuk arteri koroner yang menyuplai darah ke jantung. Hal ini juga dikenal sebagai sindrome kelenjar getah bening mukokutaneus karena penyakit ini juga dapat berakibat pada kelenjar getah bening dan lapisan lendir di dalam mulut, tenggorok dan hidung.

Cara Mengobati Penyakit Kawasaki

Cara Mengobati Penyakit Kawasaki

Tanda dan Gejala Penyakit Kawasaki

Tanda dan gejala dari penyakit Kawasaki timbul dalam beberapa fase, yaitu :

1. Fase Pertama

Ditandai dengan demam tinggi secara tiba-tiba yang bertahan selama satu sampai dua minggu, pembengkakan kelenjar getah bening, mata merah dan ruam

2. Fase Kedua

Pada fase ini terdapat pengelupasan kulit yang luas, nyeri persendian, penyakit diare dan muntah.

3. Fase Ketiga

Gejala hilang secara pertahap pada fase terakhir meskipun komplikasi sudah berkembang.

Penyakit ini biasa terjadi anak-anak berusia kurang dari 5 tahun dan paling sering menyebabkan penyakit jantung pada anak-anak yang didapat setelah lahir. Meskipun penyakit Kawasaki tidak dapat dicegah, penyakit ini tidak infeksius dan dapat ditangani, kebanyakan anak-anak sembuh tanpa komplikasi yang berbahaya.

Cara Mengobati Penyakit Kawasaki

Cara penanganan anak-anak penderita penyakit kawasaki diantaranya :

1. Anak-anak yang menderita penyakit kawasaki harus dirawat di rumah sakit dan diawasi oleh dokter anak dan dokter jantung untuk anak-anak.

2. Obat kawasaki Pemberian Immunoglobulin

Ini adalah pengobatan standar yang harus diberikan pada penderita untuk mencegah komplikasi penyakit ke jantung. Pemberian obat kawasaki immunoglobulin sangat efektif untuk menurunkan demam dalam waktu 24 jam setelah diberikan dan untuk mencegah komplikasi ke jantung jika demam belum melewati 1 minggu.

3. Obat kawasaki Pemberian aspirin

Aspirin juga memegang peranan penting, biasanya setelah demam turun, pasien tetap diberikan aspirin untuk mencegah pembekuan darah.

4. Obat kawasaki Aspirin juga memegang peranan penting, biasanya setelah demam turun, pasien tetap diberikan aspirin untuk mencegah pembekuan darah.

Setelah sembuh, tetap harus dilakukan EKG atau pemeriksaan jantung beberapa minggu sekali untuk memantau kondisi jantung, jika hasilnya bagus untuk beberapa waktu, 1 atau 2 tahun sekali tetap harus mengadakan EKG untuk memastikan kesehatan jantungnya. Walaupun sudah sembuh, resiko untuk kambuh tetap ada, bahkan bisa menyebabkan kematian mendadak bertahun-tahun kemudian.

Resiko yang paling besar dari terjadinya suatu kerusakan jantung pada anak dengan usia dibawah 1 tahun dan juga pada anak-anak yang usianya lebih tua, kemungkinan keterkaitan atau suatu hubungan dengan keterlambatan dalam pengobatan. Dan sekitar 20-25% dari pasien yang tidak diobati lama kelamaan akan berkembang menjadi suatu kelainan pada penyakit jantung dan termasuk salah satunya adalah aneurisma arteri koroner. Bypass arteri koroner grafting atau CABG yang sangat dibutuhkan pada beberapa anak dengan kasus defisit perfusi yang semakin parah. Dan juga suatu kelangsungan hidup dari anak-anak serta remaja yang berusia paling tidak 20-25 tahun setelah CABG yang besarnya sekitar 95%. Dan walaupun beberapa pasien sudah mengulang CABG atau juga intervensi dari koroner perkutan. Penyakit kawasaki yang jarang terlihat menjadi penyebab dari kelainan pada jantung pada dewasa.

Kesimpulan Penyakit Kawasaki

Awalnya, penyakit kawasaki ini dianggap sebagai salah satu jenis penyakit yang jinak dan bisa sembuh dengan sendirinya. Namun, terdapat suatu laporan lebih lanjut yang menunjukkan bahwa hampir sekitar 2% dari pasien dengan kasus penyakit kawasaki meninggal atau mengalami kematian mendadak. Kematian yang terjadi pada anak yang usianya kurang dari 2 tahun, dan anak-anak ini meninggal di saat keadaan mereka nampak pulih. Pemeriksaan postmertem yang menunjukan complete thrombotie occlusion of coronary arterui ancurisms (CAAs), dengan infark miokard atau MI sebagai salah satu penyebab langsung dari terjadinya suatu kematian.

Diagnosis dari penyakit kawasaki ini dilakukan berdasarkan dari suatu gejala klinis semata. Dan tidak ada suatu pemeriksaan penunjang yang lainnya yang bisa membantu memastikan diagnosis, yakni seperti :

  1. Dema rmiten yang bisa mencapai sekitar 41 derajat celcius dan baisany berlangsung paling tidak lebih dari 5 hhari.
  2. Injeksi konjungtiva bilateral yang akan nampak tanpa eksudat
  3. Kelainan yang terjadi pada mulut serta bibir misalnya terjadi lidah stroberi, rongga mulut yang berwarna merah difus, bibir merah dan juga pecah-pecah
  4. Kelainan yang terjadi pada tangan dan kaki atau eritema serta edema dalam fase akut serta juga deskuamasi pada ujung jari tangan dan juga pada kaki dalam fase subakut.
  5. Eksantema yang sifatnya polimorfik.
  6. Limfadenopati servial unilateral yang ukurann diameternya adalah lebih dari 1.5 cm.

Diagnosis dari penyakit kawasaki ini bisa ditegakkan jika memang ditemukan suatu gejala demam yang ditambah dengan sekitar 4-5 kriteria yang lain. Dan seandainya memang ditemukan suatu kelainan pada arteri koroner pada ekokardiografi atau juga pada angiografi, sifatnya yang diagnostik walaupun dijumpai paling tidak empat kriteria yang lain selain demam. Kriteria demam adalah salah satu gejala yang mutlak. Kroteria selain demam yang banyak dijumpai paling tidak lebih dari 90% kasus kecuali untuk limfadenopati atau terjadi sekitar 50% kasus. Semua anak dengan kasus penyakit kawasaki fase akut mereka harus menjalani rawat inap tirah baring.

Cara Mengobati Penyakit Kawasaki

Cara Pemesanan Obat Kawasaki Propolis
Mengatasi Penyakit Kawasaki Beserta Gejalanya Secara Alami

Harga Obat Kawasaki Propolis 1 botol Isi 6ml = Rp.100.000,-

Cara Pemesanan : SMS ke 0818-0635-7728, tuliskan : Pesan Obat Kawasaki Propolis, Jumlah Botol, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap

Posted in Obat Kawasaki | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment